Dec 31, 2011

Happy New Year!

Hello all! How are you? Hope you always get healthy. I just want to tell you about my memories in 2011, because 2011 will go and we can't feel 2011 again. {◕ ◡ ◕}

Oh My God, i don't feel. 2011 will go and 2012 will come. 2011 has many memories that we never forget, with all our friends, our beloved family, our relatives and peoples who we don't recognise. (✿◠‿◠) (◕‿◕✿)

When we and our friends played bicycle together, studied together, had sports together, ran in the rainy day together, shopping together, hunted photos together, ate anythings together, met wild dog together, webcam together, had parties together, disturb people together, shared stories about love, friendship, experience and others together, and of course laugh together and all the others.
♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*)/

In here, I wanna share many photos for you just for fun. ENJOY IT! ❀◕ ‿ ◕❀


It when I'm the second grade of junior high school. There are Cintia, Rizka, and Me ⊂◉‿◉つ
Add ImageWe had photos at Art Class when we get task to make something with banana leaf.


My group made it *Jrejrejreng* and

WAW!! It's so Delicious, right? (●´ω`●)

They're my friend who was preparing theirselves for taking my foods. Oh My God! ⋋_⋌

She is my art teacher, Mrs. Cut Laila (●⌒∇⌒●)

She is Ina. she is one of narsis girls, you know narsis? peoples who like to take photos of theirselves alone, so much photos ٩(●̮̮̃•̃)۶

She is Sara. She likes to take photos of herselves alone ٩(͡๏̮͡๏)۶

He is Ridho. He's just like Sara and Ina. He likes to take photos of himself alone. LOL ಠ◡ಠ

He is Oki. When the second grade, we called him, Kidut. Why must Kidut? Can you see? What a fat boy he is! LOL, sorry Oki. But If you see Oki now, OMG he become a thin boy. I was suprised, you know (。◕‿◕。)

BEAUTIFUL, right? (from left to right) There are Rizka, Emi, Me, Veren, and Cintia. The place is so amazing. I don't edit this photo. The place seems like place where people had wedding photos. (●*∩_∩*●)

It when Rizka's birthday party. There are Atikah, Ulfa, and Veren. (づ。◕‿‿◕。)づ

*Tradaaaaa* Me and Atikah (─‿‿─)

They are Shela, Lia, and Hayu. They are cute |◔◡◉|

Here they are. I took their photos, and they said "Ayu like a photographer". LOL (゚ヮ゚)

She is Rizka who made her birthday party. It when she got eggs on her head, LOL (¬‿¬)

And when I wanna cameback, I already conscious if that petrol of my motorcycle are low (•̪●)

It when Helsa's birthday party. We went to basecamp (beskem). Helsa got same date birthday with Rizka ⎝ᄽ⏝⏠⎠

YUMMY :9 Pangsit and Meet ball (Bakso)!

We have finished eat ⎝⓿⏝⓿⎠ DELICIOUS!

It when Emi's birthday party. They are Risna, Veren and Putri v( ‘.’ )v

We ate noodle :9

Ulfa catched the moon, LOL (〃^∇^)ノ

When we (Me, Rizka, and Lia) went to Lia's house in Lhokseumawe. We hang out together around Lhokseumawe city ƪ‎​(^ヮ^)ʃ

He is "one of two" of Lia's brother. Cute! ƪ(•͡˘ε˘ •͡ )ʃ

Emi and Tsamara's nephew. Cute one ᵔᴥᵔ

Okay, there are some photos which i can share. See you in more posts. ;D

HAPPY NEW YEAR ALL! *\(◉◡◉)/*

Oct 17, 2011

Oct 16, 2011

She same like a barbie. What do you think?

Oct 15, 2011

DANBO ^_^



You know Danbo, right? A unique doll which is made from carton. Its self is like box. Do you want to make it? this is its pattern \[o.o]/

 

May 31, 2010

The Rainbow

“Hujannya deras ya, bi”, sahut Nadia.
“Ia… tapi nanti pelangi akan muncul”, bibi senang.
“Hah… pelangi. Pelangi itu kayak mana sih bi”, tanya Nadia yang ternyata berumur 4 tahun.
“Pelangi itu berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu”, jawab bibi mengajarkan Nadia.
“Oooo…jadi pelangi itu berubah-ubah ya bi”, Tanya Nadia.
“Hahaha… Bukan begitu. Nanti jika pelanginya sudah muncul. Bibi akan menjelaskannya lagi”, bibi tertawa.
Sejak hari itu, Nadia semakin menyukai pelangi. Nadia selalu meminta bibinya menceritakan tentang pelangi. Nadia terpesona melihat pelangi yang sangat indah. Setiap hujan, Nadia selalu menanti-nantikan pelangi. Tetapi tidak setiap hujan, Nadia menemukan pelangi. Walaupun Nadia kecewa, tetapi Nadia tetap senang bisa mengenal pelangi ciptaan Allah.
“Bibi, ceritakan tentang pelangi, dong. Nanti jika Nadia pintar, Ayah dan Ibu di surga pasti senang”, Nadia senang bercampur sedih.
“Iya, sayang. Sekarang berbaringlah di atas kasur. Cerita bibi akan menemani tidurmu”, bibi mulai bercerita.
Beberapa menit, Nadia mendengar cerita bibi. Nadia tertidur. Bibi yang menyadari kalau Nadia sudah terlelap, mengakhiri ceritanya. Bibi mengecup kening Nadia dan pergi meninggalkan kamar Nadia menuju kamar bibi sendiri. Nadia yang sudah terlelap bermimpi indah. Keesokan harinya, Nadia yang sudah terbangun melihat bibinya mengantarkan makanan.
“Assalamualaikum, Nadia. Sudah bangun, nih bibi bawakan sarapan pagi. Ada susu coklat hangat, minuman kesukaanmu”, sahut bibi ceria.
“Waalaikumsalam, terima kasih ya bi”, sahut Rini menjawab salam dan mengucap bismillah dan memulai makannya.
“Makan yang banyak ya”, sahut bibi.
“Iya… Bibi sudah makan”, Tanya Nadia.
“Belum, sebentar lagi bibi makan. Siap makan Nadia mandi ya. Bibi akan mengajak Nadia berbelanja”, sahut bibi menawarkan.
“Wah, terima kasih bibi, Nadia mau ikut”, sahut Nadia senang. :)
Setelah bersiap-siap, Nadia dan bibi pergi ke pasar. Di pasar, Nadia diajarkan cara tawar menawar. Nadia juga dibelikan satu paket pelangi. Nadia sangat senang. Sesampai di rumah, Nadia memajang sebuah pelangi di langit-langit kamarnya. Nadia berbaring di atas kasurnya dan memandang langit-langit kamarnya yang dihiasi pelangi. Ketika Nadia sedang menatap pelanginya, Bibi datang memasuki kamarnya yang telah terhias pelangi yang indah.
“Wah, kamar Nadia cantik, ya…”, sahut bibi terpesona.
“Iya, bi. Nanti kalau Nadia sudah besar, Nadia ingin menjadi ahli pelangi”, Nadia yang sudah membulatkan tekadnya bercita-cita menjadi ahli pelangi.
“Boleh, Bibi bangga dengan Nadia”, sahut bibi senang.
Bertahun-tahun, Nadia belajar dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Akhir. Kemudian, Nadia melanjutkan kuliahnya. Selesai kuliah, Nadia mulai lebih mendalami pelajaran tentang pelangi. Hingga cita-citanya terwujudkan. Ketika Nadia berumur 24 tahun, bibi yang sangat Nadia sayangi meninggal. Ketika, Nadia berumur 25 tahun, Nadia menikah dengan seorang lelaki. 2 tahun sesudah menikah, Nadia melahirkan seorang anak perempuan yang cantik dan diberi nama Putri Pelangi. Nadia dan suaminya merawat Putri dengan kasih sayang hingga Putri besar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...